October 24, 2019

Fertile Solitude...

Terbukti sahabat terbaik bagi Sang Jiwa adalah Nalar yang Bersih dan Hati yang Bening...
Sedekat apapun DIRI lain bergerak menemani Sang Jiwa berjalan, selalu akan tiba pada fase Floating, di mana segalanya kembali ke ground zero. Ada saatnya dinamika kepentingan dan kebutuhan, tidak dapat selalu seiring sejalan...
Pada situasi seperti inilah kesetiaan Sang Jiwa kepada proses tumbuh kembangnya diuji...
Menepi di Keheningan adalah saat yang paling dibutuhkan Sang Jiwa untuk kembali mengepakkan sayap-sayap harapan. Demi menerbangkan segenap rasa dalam dentingan karsa, kepada orbit sejatinya, di Semesta...
Semoga...

October 4, 2019

The Me, I am...

Aku memang gumpalan emosi, yang entah bagaimana terbentuknya, adalah bagian dari dirimu... Aku adalah ketakutanmu, aku adalah kesedihan dan kekecewaanmu yang pernah ada namun kau kubur, karena kau terlalu pengecut untuk merasakan lukaku... 

Aku adalah bagian imaji terliarmu, yang kaupaksa tidur di sudut tergelap jiwa, hanya karena kau terlalu cerdas untuk mengakui kebodohanku, sebab aku menyimpan keinginan atas hal-hal yang kau pikir tidak dibutuhkan untuk menumbuhkan jiwamu...

Kalau bukan dirimu lalu siapa yang mau mendengarkan aku, saat aku ingin berteriak, mengatakan semua rasa yang kupendam... Saat hasratku satu-satunya untuk hidup bahagia kau enyahkan dari harapanku...

Jujurlah,
Rasakan Aku...
Ketahuilah,
Akui Diriku... 

Aku adalah diri Manusiamu yang kau abaikan, karena keinginanmu menjadi malaikat...  Aku adalah iblis yang kautakuti...  Aku adalah monster laknat yang menggerogoti damaimu... Aku adalah semua sampah busuk yang kautimbun seumur hidupmu... 

Sayangnya aku adalah dirimu, yang hanya ingin memberi warna pelangi pada nafasmu, hingga kau merasakan hidup masih cukup indah untuk dinikmati... 

Semoga... 


#FallinLove 
#StayThere 
#VibrateLove 



August 29, 2019

Twilight Zone for The Soul, How Dark and Light Merged and Converted...

Hanya lewat memahami bagaimana Kasih dan Welas Asih mengalir dalam bentuk Universal Love,  kita melakukan fungsi Healing dan Educating pada semesta dalam diri,  dan semesta kecil tempat kita hidup. Tapi untuk  bisa mengerjakan itu semua, kita harus berupaya  menyelesaikan segala luka dan trauma di Diri...

Makanya dalam hidup kita sering dikirimi orang-orang istimewa yang kehadirannya  penting bagi proses bergerak,  tumbuh,  dan berkembang nya jiwa kita...

Sejatinya Hati seluas samudera,  mampu menampung dan mengalirkan Rasa seluas langit. Sementara Cinta dan Kasih Sayang begitu menyemesta hadir dalam beragam wajahnya, butuh kecermatan hati dan pikiran kita untuk memilah dan memperhatikanya. Semua baru akan menjadi Maha Daya jika saja kita mampu mengakses Sumbernya di lubuk terdalam jiwa,  ketika hati mampu membening...

Sayangnya dalam safari internal untuk bisa sampai ke sana, kita harus berani berhadapan dengan semua sisi dalam diri,  termasuk sisi tergelap jiwa,  di mana segala luka dan trauma disembunyikan bahkan dari pikiran kita sendiri,  agar kemudian kita mau berupaya memproses kesembuhannya...

Kita tidak dapat menggunakan apapun sebagai tameng untuk menutupi sisi manapun dari jiwa untuk mampu menyelaminya, kebeningan hati menuntut kejernihan pikiran dan cermin kejujuran,  untuk mencermati segala kondisi di dalam diri...

Konsep Cinta yang Satu sejatinya bukan tentang kepemilikan,  apalagi monopoli ruang seluas Hati untuk kepentingan ego.  CINTA yang SATU sejatinya adalah generator energi terkuat di dalam diri manusia,  yang potensinya dapat digunakan untuk mengakses energi apapun di semesta....

Agar dapat mengakses energi Cinta yang Satu,  kita perlu membangun keberanian untuk berhadapan dengan pedih perihnya memori yang tersimpan di dalam jiwa,  agar dapat mendeteksi adanya luka dan trauma di sana, hingga kemudian memproses kesembuhannya. Umumnya manusia lebih suka menyembunyikan bagian tersebut,  karena akses masuknya terkadang butuh keringat,  airmata, bahkan darah...

Kehadiran orang-orang istimewa di hidup kita seringnya berguna untuk menjadi cermin,  dan menyentuh bagian terdalam jiwa lewat Rasa yang dibangkitkannya. Semua proses yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka dan trauma di jiwa,  sejatinya bersifat non fisik, k hingga sentuhan fisik yang tidak pada tempatnya justru seringkali menjadi distraktor terbesar dari keseluruhan proses.  Sekalipun sentuhan fisik dapat digunakan sebagai celah masuk,  penyalahgunaannya justru berpotensi memperparah luka yang hendak disembuhkan...

Menjadi luar biasa,  saat kehadiran manusia lain dapat mengungkapkan keberadaan ranjau-ranjau emosi di jiwa, karena Rasa yang dibangkitkannya berhasil menarik keluar segala kejujuran dalam rasa,  yang disembunyikan jiwa bahkan dari pikiran kita sendiri...

Lewat serangkaian proses nggegirisi,  perlahan tapi pasti berkas cahaya yang dibangkitkan Rasa terutama saat energi Cinta yang SATU berhasil diakses, akan memancar dan memantulkan cahaya ke sudut tergelap jiwa,  hingga proses pergantian gelap ke terang dalam jiwa dapat paripurna...

Banyak manusia mengira,  untuk dapat membuka akses penuh pada cahaya, kita hanya butuh berdiri di tempat yang terang jauh dari gangguan gelap.  Padahal untuk dapat meraih cahaya,  kita hanya dapat melakukannya dengan terlebih dahulu memeluk kegelapan yang terpendam di lubuk terdalam jiwa,  dan mengkonversinya menjadi kebeningan lewat merefleksikan terang...

Selamat melakukan safari internal, berharap setiap diri mampu menyelam hingga ke dasar terdalam dan menemukan tirta perwita sari dalam kebeningan jiwanya...

Semoga...























#VibrateLove
#WisataSpiritual
#SafariInternal
#TentangCINTAyangSATU
#NotetoMyself


August 23, 2019

Power of Creation...


Manusia yang tengah tumbuh paham,  tugasnyalah menata semesta di dalam diri, supaya bisa menyelaras dengan dengan segala situasi,  demi mengupayakan harmoni di semesta kecil tempatnya berbagi kehidupan... 

Hanya saja manusia sering kali terlalu mengandalkan kuasa Sang Maha Pencipta utk merubah keadaan. Lupa kalau power of creation itu sudah bukan cuma di tanganNya, saat energi Sang Hidup telah dialirkan ke semesta.  Hingga proses penciptaan pun terinisiasi secara paripurna untuk terus bergerak, tumbuh dan berkembang, secara spontan, dinamis, simultan, dan multidimensional...

Power of Creation telah dikuasakan kepada Mahluk yang diberiNya Otak,  Hati,  dan Jiwa,  bergerak dalam frame work darah, daging, dan tulangnya. Power of creation mestinya bergerak sebagai Manifestasi kolaborasi kreatif Naluri, Nalar, dan Nurani dari entitas yang telah diparingi Kalbu, Akal, dan Jasmani sesempurna Manusia...

Koq Bisa..?

Lha kan manusia diciptakan untuk jadi Man of Action,  kekuatan kita terletak pada kemampuan menciptakan harmoni di semesta yang kayak gimanapun adanya...

Balik lagi,  semua proses ujungnya membangun semesta Baru,  mulai dari yang di dalam Diri untuk kemudian diLahirkan ke luar Diri...

Sangat mungkin dimulai dengan melepaskan cara berpikir lama, bukan sekedar melepaskan kemelekatan,  lalu ngawang dalam ilusi spiritual dan religi.  Seakan sedang hidup dan berjalan menuju surga, tanpa melakukan perubahan nyata...

Mana mungkin darah dan daging kita dilepaskan dari kemelekatannya pada rangka...??? Tinggal merahnya darah dan putihnya tulang mau kita kelola untuk diajak berbuat apa...???

Bukan Mind dan Egonya yang harus dipasung apalagi ditinggalkan, tapi Caranya berpikir untuk memberDayakan Diri yang harus dirubah.  Agar menjadi lebih efektif, untuk optimalisasi segala potensi dalam memenuhi misinya di muka bumi ini...

Tetes Air mata...
Kucuran Keringat...
Bahkan Darah...

Sejatinya adalah indikator kebutuhan untuk bergerak,  tumbuh, dan berkembang. Meski kadang harus mengoyak perihnya luka, dan legamnya amarah. Rasa sakit itu hanya cara,  supaya Diri kita bisa melebur dalam proses kelahiran Semesta Baru...

"Love Cures all the wound,  but The Love has to be Given not only Taken. That's why I Vibrate LOVE to YOU. So I got every drops of the Cure I need to Love ME more. Not from You, but from the Love that I share with You..."

#EarthEnergyConstallation
#WakeUpCall
#VibrateLove
#BangunBergerakTumbuh


*Hasil diskursus yang belum sempurna, bareng Mรถรถn, San Nyasin,  dan Prama Hanindia...  Sembah Nuwun... Much Love ๐Ÿ’“๐Ÿ’“๐Ÿ’“

August 11, 2019

Turn The Matrix Off...

Masih ingat film Matrix kan,  ketika Neo disodori kapsul merah dan biru, untuk memilih pikirannya tetap berdiam di dalam Matrix sementara tubuhnya terpenjara, atau dibangunkan agar pikiran menyatu dengan tubuh dan jiwanya...

Pilihan pertama tentu jauh lebih mudah, karena tinggal ikuti saja mainstream, ke mana program dibuat mengalir,  ke situlah kita akan pergi.  Satu jalur secara berbondong2, gausah dipikirin tinggal jalani saja...

Pilihan kedua bangun, kemudian masih harus berupaya mengalahkan pedih perih untuk dapat bertahan hidup, lalu menentukan tujuan dan peran, memastikan mana kawan dan lawan, sudah itu menyelami misi apa yang sejatinya perlu dikerjakan agar tujuan tercapai...

Ya semacam itulah proses Awakening...

Kalau hidup masih terasa di jalur bebas hambatan dan bergerak berbondong2 pada orbit yang sama, boleh jadi kita perlu curiga,  mungkin Sang Diri masih terperangkap di dalam Matrix. 

Proses menyatukan Jiwa dengan Raga dan Pikiran, biasanya nggegirisi butuh menginventarisir luka dengan banyak airmata, kadang harus jalan sendiri di kesunyian untuk benar2 menyelami spesifikasi Sang Diri, dan mengaktivasi Self Mastery...  

Proses selanjutnya baru dapat dilakoni setelah Jiwa dengan Raga dan Pikiran menyatu, yaitu berkoneksi dengan Rasa, supaya kita dapat mengaktivasi GPS dan peta Sang Diri demi menentukan Koordinat dan Rute yang harus kita tempuh, demi menemukan Existence Track...  

Tujuan akhir dari proses Awakening, adalah terbukanya surat perintah penciptaan,  hingga Sang Diri menemukan Soul Missionnya, alasan mendasar dari keberadaannya di Muka Bumi... 

Berharap perjalanan kita menapaki ruang dan waktu yang sekarang,  dapat mempertemukan Sang Diri dengan spesifikasi misi sejatinya... 


#BeyondInfinity
#CrystallineHeart
#TheMatrix



August 10, 2019

Dealing with My Darkside...

Setelah beberapa hari ini dihantui mimpi buruk yang menguasai benak sadarku, sewarna dengan pedih perihnya balutan emosi  yang menggelantung, menoreh sesak di dadaku. Sungguh, aku begitu bersyukur ketika pagi ini dapat terbangun dari tidur dengan riang dan bahagia, berkat sepenggal bunga tidur yang meninggalkan lukisan indah di benak, dan mampu menghangatkan kembali hatiku, yang sempat kubiarkan beku dalam benteng rasa yang kubangun agar emosi di jiwa tak merusak kebeningan rasaku. Ada pekat yang sontak terangkat, manakala warna pelangi kembali menghiasi benak dan hati... 

Hingga muncul sekelumit ragu yang mengundang tanya:
Siapakah yang melukis gradasi pekat itu di dalam diriku,
lalu siapa lagikah yang telah melukis pelangiku pagi ini...? 

Belum sempat ku selami benak dan hati untuk menemukan bahasa, demi mengoyak ragu. Berkelebat di dunia maya, lantun kata yang membawaku pada sekelumit RASA sekian tahun silam... 

"Your Enemy is not DEMON, but Your unKNOWINGness of Your Roots... "
Belum sempat lagi kata-kata itu ku selami dalam samudera rasa bahasaku, baris-baris tulisan ini pun tersaji di ruang nalarku... 

"Sibuk aku mematut-matut diri.
Menata kata, memperbaiki perilaku.
Namun tak kutemukan perasaan layak di hati ini,
untuk menemuimu.

Layla,
kutitipkan sepotong syair dari penyair favoritku.
Bukan untuk apapun.
Hanya untuk meredakan gundah,
dari egoku sebagai insan.

Aku memang lelaki yang tak beruntung
Tak punya apapun yang dapat kubanggakan
Sementara engkau terlalu sempurna
Hampir hanya terwujud dalam bayang-bayang 
Ulurkanlah tanganMu,
alirkanlah cintaMu
Aku terpana tanpa daya..."

Baru saja muncul kehendakku  untuk menjawabnya dengan tulisan:
"Bagaimana mungkin kau berharap jadi seorang peCINTA,
manakala masih begitu rendah kau NILAI dirimu sendiri..."

Tetiba barisan kalimat di status FB saudariku ini muncul menyergap benak:
"Bagaimana dirimu bisa melihat bahwa kamu layak dan harus mencintai, menghargai, menyayangi dirimu sendiri diantara kesibukan pembelajaran-pembelajaranmu yang menyita banyak waktumu, uangmu, emosimu, pikiranmu, tenagamu dan semua yang kamu hadapi dikehidupan ini.
...

Kalau bisa tanpa perlu kamu menyakiti, merendahkan, memberi emblem atau merk atau penghakiman kepada mahluk lain..."

Dan tetiba aku pun menulis ringan isi pikiranku:
"Apalagi kepada dirimu sendiri... Berhenti menyidang diri sendiri, saat dia lagi menyelam di kegelapannya, kuwi luwih angel lho... Lha yang masih sueneng nyidang orang lain, mesti durung rampung urusannya sama pak hakim dan pak jaksa di dalam diri... Nek wis rampung lak ora wani nyidang2 liyan.."

Apa yang kutulis di sini adalah cuplikan dari elegi kisah tak sempurna manusia, yang  kebetulan tertangkap radar kesadaranku pagi ini. Seakan pesan semesta yang berharap aku mau menguraikannya dalam lantun kata, agar terpahat dan terbaca jelas bagai prasasti, di dalam relung sang jiwa. Hingga aku memahami sejatinya di lipatan waktu yang sekarang aku tengah mendapatkan pelajaran apa...

Sejak 2013 aku melihat GusTi, Semesta, dan keHIDUPan di dalamnya dengan cara yang jauh berbeda.  Saat aku diperkenankan untuk, berdamai dengan pak hakim dan pak jaksa di semesta dalam diriku.  Damai yang  mengijinkanku melihat diriku dengan cara yang berbeda,  saat aku belajar untuk mengampuni diriku, atas semua kisah tidak sempurna yang pernah kutorehkan pada sejarahnya, sebelum aku bersimpuh di hadapan Semesta dan Penciptanya...

Hingga aku memahami proses pergantian gelap dan terang jiwa, saat pertukaran gradasi hitam pekat dengan warna pelangi menjadi keniscayaan yang mudah saja terjadi, bagi yang menguasai kesadaran Sang Diri... 

Saat itu aku mengambil tanggung jawab atas semua yang terjadi dalam hidupku, sebagai konsekuensi logis dan alamiah, dari pilihan-pilihan yang kubuat sendiri.  Segalanya  adalah cara kehidupan mengajariku untuk memaknai Sang Waktu, yang mengalir tanpa pernah dapat dihentikan, dengan setiap element dari  default manusia di dalam diri. Namun kita diijinkan untuk sejenak berdiam, mencermati, merasakan, dan merenungkan, hingga pada gilirannya menemukan makna...

Setiap kita butuh ruang istimewa di antara hiruk pikuk gerak kehidupan, untuk sejenak menelusuri dan menikmati menit demi menit terberi. Saat hasrat dan nafsu dikelola, untuk kemudian dijinakkan.  Seiring saat pikiran dilemahkan oleh lelahnya berjibaku dengan tuntutan di luar diri. Hingga kita dapat sumeleh,  saat kendali tubuh dan jiwa diambil alih oleh Hati. Hanya kelembutan yang tumbuh di kebeningan Hati yang penuh KASIH,  memiliki kemampuan menjernihkan jiwa, dan membersihkan pikiran. Hingga default Sang Diri memiliki kesempatan untuk melakukan tune up hariannya... 

Sang Waktu mengajariku sebuah kenyataan, bahwa tiada mungkin manusia lahir di muka Bumi, hidup sempurna tanpa harus berhadapan dengan kisah tak sempurnanya. Sedang saat kendali diri berpusat di Hati, adalah celah di mana manusia diparingi kesempatan untuk memahami semua kisah tak sempurna di dalam hidupnya, dengan cara yang paling sempurna untuk memberinya peluang bergerak,tumbuh, dan berkembang menuju versi yang lebih baik dari Sang Diri... 

Berharap kita senantiasa diparingi ruang kesadaran yang cukup untuk berdiam, mencermati, merasakan, dan merenungkan setiap peristiwa di dalam kisah penciptaan dan perjalanan manusia, hingga pada gilirannya menemukan makna hakiki dari kisah Sang Diri...

Semoga...

#VibrateLove
#CrystallineHeart
#BeyondInfinity
#LookIn



August 9, 2019

Back to The Day of My Future Past...

Pada suatu hari ada yang berhasil membobol jalur ke ranjau-ranjau yang tertanam di Jiwa...

1. Aku kuatir ga cukup pantas untuk dapat kasih sayang dari orang2 yang kusayangi, aku mencoba meyakini bahwa self love itu cukup, tapi otak ga bisa bohong, sistem limbikku butuh stimulasi kasih sayang dari orang2 terdekat dg jiwaku...

2. Aku sering minder dengan casing/wadagku yang ga ada lembut2nya. Perempuan pada umumnya bisa tampil ayu dan anggun, membuat nyaman dan adem orang2 di dekatnya.  Aku dibesarkan untuk jadi fighter, mengandalkan ketepatan analisis, kemampuan berpikir cepat, sampai kegesitan bertindak dalam menuntaskan masalah.  Hal yang kadang bikin aku terlalu mandiri, dan mengintimidasi orang2 yang kusayangi..

3. Sepertinya casing/wadagku ga selalu sinkron dengan inti diriku. Aku sangat mudah menangis, tapi airmataku sering tertahan, dan kata2ku tercekat, karena aku gamau orang merasa ga nyaman dengan emosiku. Akibatnya di kondisi paling lemah, saat yang bisa kurasakan cuma remuk, aku ga mampu teriak minta tolong. Sementara orang2 di dekatku bahkan ga ada yang sadar aku sedang dalam kondisi butuh ditolong...

4. Aku kadang sedih karena jarang ada orang yang sadar ada Aku di balik casing/ wadag ini. Ada saatnya aku kepingin ada orang yang bisa merasakan emosiku, saat aku gapunya bahasa untuk mengurai kekacauan yang kurasakan di dalam diri. Tapi harapan ya tinggal harapan, saat aku ga berhasil membahasakan emosi di jiwa, selamanya orang berpikir aku baperan dan pemarah,  padahal aku hanya merasa inferior dan insecure...

5. Hatiku sangat mudah tersentuh cinta/ kasih sayang, kala itu terjadi bibirku sering kehilangan kata2 untuk membahasakannya. Sedang tangan dan tubuhku kadang terlalu kaku untuk berani menyentuh dan merengkuh dengan kasih sayang. Padahal aku hanya ingin mengalirkan daya yang terbangkitkan di dalam hatiku. Orang sering salah mengartikan itu sebagai bentuk keinginan untuk naik ranjang, melupakan kebutuhanku akan koneksi antar jiwa yang lebih punya makna...

6. Aku cukup sadar,  di balik segala bentuk inferiority dan insecurity yang sudah kutulis di atas, sesungguhnya aku adalah mahluk yang unik. Kekayaanku adalah pengalaman saat bereksplorasi dengan kehidupan, yang membuatku sadar akan AKU.  Sering aku berharap bisa menemukab orang lain yang juga suka bereksplorasi dengan hidup seperti aku,  sehingga pengalamannya bisa melengkapi pemahamanku...

Semoga...




When LOVE Burns Me...


They say it's what you make/ I say it's up to fate/ It's woven in my soul/ I need to let you go/ Your eyes, they shine so bright/ I want to save their light/ I can't escape this now/ Unless you show me how/ When you feel my heat/ Look into my eyes/ It's where my demons hide 
~ Imagine Dragons



"Menyayangimu itu Indah..." Kataku suatu hari, saat rona merah muda di dada meraja, mengintip bagai purnama di balik rimbunnya cemara... Tanpa sedikitpun aku mengerti, apa tujuan keberadaan semua warna rasa ini, gerangan apa lagi yang harus dipelajari sang diri lewat semuanya... 



Seandainya saja, kita diberi kesempatan untuk tau KAPAN, DI MANA dan BAGAIMANA kita bisa 'JATUH CINTA'. Sesuatu yang nyaris tidak dapat dihindari, terlebih saat kita tidak pernah dapat memilih kepada siapa CINTA harus dijatuhkan, sebab CINTA sejatinya punya rencana sendiri. Untunglah kita diberi hak pilih untuk setidaknya menentukan, apa CINTA itu akan tumbuh menjadi ANUGERAH, ataukah akan berakhir sebagai MUSIBAH, dengan segala potensi kekuatannya.

Sedang sejatinya setiap saat manusia butuh untuk menCINTAi dan merasa diCINTAi, sebagaimana kita PERLU untuk selalu mampu MENGHIDUPKAN CINTA, demi Nafas keSEGARannya.

Sayangnya tidak selamanya mengalir bersama CINTA itu mudah. Terutama saat JIWA masih menyimpan PRAHARA, berupa luka tersembunyi yang membenteng rapat dirinya di sudut tergelap jiwa. Hanya seringnya kembali berdarah saat pedih perih emosi menghujam relung terdalam dan menyingkap keberadaannya.

"Everytime Love burns me, I give myself a rebirth..."
Demikian kalbu berbisik, saat menatap goresan kepak sayap pheonix berwarna pelangi yang tetiba muncul di depan mata. Seakan sedang menghitung jumlah retakan yang pernah tertoreh di jiwa, ketika CINTA datang mengurai PRAHARA. Hingga diri kembali terhempas ke wilayah gelap terang jiwa di mana ilusi membelai realita, saat tiap larik cahaya mengiris relung tergelap yang tersimpan rapih dalam jiwa.

CINTA seringnya hadir dengan beragam wajahnya, mengajak siapapun yang disentuhnya melebur dalam pesona dan dayanya. Menghancurkan semua sekat yang pernah dibangun jiwa dalam pertumbuhannya. Hingga hilang segala bentuk eksistensi yang pernah muncul sebagai tameng untuk melindungi sang diri dari dunia luar. Semacam kawah candradimuka yang mampu membakar sang diri hingga ke dimensi partikel, demi menjalani takdirnya bagai sang pheonix yang terlahir kembali dari abu pembakarannya.




Demikianlah CINTA hadir untuk mengembalikan sang diri pada existence tracknya, sebagaimana Kahlil Gibran pernah menulis:
When love beckons to you, follow him, Though his ways are hard and steep. And when his wings enfold you yield to him,Though the sword hidden among his pinions may wound you. And when he speaks to you believe in him, Though his voice may shatter your dreams as the north wind lays waste the garden.
For even as love crowns you so shall he crucify you.Even as he is for your growth so is he for your pruning. Even as he ascends to your height and caresses your tenderest branches that quiver in the sun, So shall he descend to your roots and shake them in their clinging to the earth.

Saat diri berupaya mewujudkan CINTA ini lewat meladeni semesta sesuai existence track yang terberi, maka sejatinya mereka yang dihadirkan semesta di hadapan kita dalam naungan CINTA, adalah kehidupan yang perlu kita sentuh dengan CINTA yang memBANGUN dan memBERDAYAkan. CINTA sejatinya mampu mengajarkan pada sang diri cara meMULIAkan keHIDUPan, lewat menyaksikan Sang HIDUP tumbuh di dalam diri. Ketika sang diri mampu menemukan bahagia dengan cara menghadirkan BAHAGIA lewat DAYA yang terberi bagi sesama, sesuai dengan pesan paling hakiki dari semesta, alasan utama mengapa kita diciptakan.

Hanya saja perjalanan untuk sampai di sana, butuh serangkaian proses wisata internal yang nggegirisi, di mana jiwa harus mau berhadapan dengan apapun seteru terbesarnya di dalam diri. Sebab cara paling mungkin untuk meraih dan memantulkan CAHAYA CINTA di semesta, adalah lewat memeluk sisi GELAP yang mungkin bangkit di sudut terkelam diri...

Sedang siapapun yang tersentuh CINTA, sejatinya diberi kesempatan menemukan CERMIN terjujur bagi diri, pada siapapun yang telah dipilih dan dihadirkan oleh CINTA. Demi merefleksikan GELAP di jiwa yang muncul dalam serangkaian gelisah sebagai akibat naik dan turunnya level emosi dalam diri. Ketika dialektika antar hati bergerak, tumbuh,  dan berkembang, di ruang antar jiwa yang telah dibukakan oleh CINTA... 


Berharap semua mahluk yang mampu menikmati hadirnya CINTA, menemukan BAHAGIA bersama orang-orang terkasih...

Semoga...


#TheInfiniteLove
#BeyondInfinity
#TwilightZone


"Believe it, I see it
I know that you can feel it
No secrets worth keeping
So fool me like I'm dreaming

Take me through the night
Fall into the dark side
We don't need the light
We'll live on the dark side
I see it, let's feel it.."


~ Allan Walker

August 6, 2019

Two Steps Behind...

Sungguh bukan hal mudah untuk melepaskan yang terkasih, terlebih saat emosi mulai melibatkan diri, sebagaimana tuntutan keinginan dan kebutuhan turut meraja... 

Hanya saja 'show must go on'. saat waktu tak bisa dihentikan dan arti keberadaan harus bergeser ke dimensi yang lebih kompleks, sedang harmonisasi dan keselarasan bukanlah kata yang dapat dipaksakan maknanya... 

Jadi hal terbaik untuk saat ini mungkin mundur setapak dua tapak, agar dapat mengumpulkan energi demi melangkah ke delapan penjuru... 

Berharap apa yang pernah ada dan berhasil memberi makna tak akan perlu ada akhirnya... 

Semoga...

#VibrateLove











"...Take the time
To think about it
Just walk the line, you know you just can't fight it
Take a look around you'll see what you can find
Like the fire that's burnin' up inside me
Now there's a magic runnin' through your soul
But you can't have it all, no
Whatever you do
I'll be two steps behind you
Wherever you go
And I'll be there to remind you
That it only takes a minute of your precious time
To turn around
I'll be two steps behind..."

July 25, 2019

Being with You...

Membersamaimu...
Berarti menemukan celah kesempatan untuk lompati ruang dan menelikung waktu. Hingga jiwa dapat berbahagia menapaki lorong bercahaya demi mendekati inti dari keberadaanmu...

Membersamaimu...
Berarti membolehkan kehidupan dalam diri menari di ruang multidimensi, di mana ilusi membelai realita tepat di batas cakrawala, saat bayang kegelapan tersentuh zona cahaya...

Membersamaimu...
Berarti menikmati bergeraknya detik demi detik kehidupan, seraya tersenyum menatap cermin paling jujur, yang memantulkan semburat warna pelangi di antara bayangan tergelap diri...

Membersamaimu...
Berarti membiarkan CINTA hadir dalam berbagai wajahnya, demi menyingkap satu demi satu rahasia terdalam jiwa, hingga tiba saat tabir kesejatian terungkap. Sampai kudapat kmenikmati Pelangi RASA dari sebentuk CINTA tanpa Syarat yang mengejawantah...

Membersamaimu...
Berarti mengijinkan raga dan pikiran bersinergi dengan kolaborasi jiwa dan hati, demi membaurkan segala bentuk warna dan perbedaan, hingga tercipta sebuah lantunan romansa yang mengalunkan harmoni melodi kehidupan...

Syukurku atas kebersamaan ini,  berharap segala yang boleh kita miliki di kehidupan terkini takkan perlu ada akhirnya...

Semoga...

#UnconditionalLove
#TentangCINTAyangSATU
#IaminLOVE

July 24, 2019

The Flame Within...

"There's a calm surrender/ To the rush of day/ When the heat of a rolling wave/ Can be turned away/ An enchanted moment/ And it sees me through/ It's enough for this restless warrior/ Just to be with you..."

Bukan hari-hari yang biasa, segalanya seperti bergerak dari ada menuju tiada, kemudian perlahan beranjak untuk men'jadi' apa adanya.. 

Sebagaimana semesta tercipta, ketika jiwa-jiwa kembali dipertemukan oleh ruang dan waktu yang sekarang, dalam perjalanan yang sama, di titik koordinat yang saling bersinggungan...

"Berhentilah mempertanyakan untuk men'jadi' apa, dan bagaimana, menyelamlah ke kedalaman sang diri, hingga kau jumpai mengapa..." 
Sedang tiap kisah perjalanan adalah kumpulan titik demi titik yang ditapaki dengan Hati dan dimaknai sepenuh Rasa, hingga paripurna segala Karsa mengejawantah, dalam gerak nyata Sang Hidup di dalam Jiwa... 

Saat ini, di lipatan waktu terkini tanpa batasan sekat ruang, biarkan diri menikmati Rasa yang menghangat di relung terdalam kalbu, memutar kembali roda Asa hingga pijar Karsa tetap menyala, menerbangkan Nalar ke tahtanya di luas semesta... 

Semoga... 

#SacredSilence
#SolitudeisSplendid
#VibrateLove


May 15, 2019

My Serenity Path...

"We were strangers, on a crazy adventure /Never dreaming, how our dreams would come true / Now here we stand, unafraid of the futureAt the beginning with you / And life is a road that I wanna keep goingLove is a river, I wanna keep flowing / Life is a road, now and forever, wonderful journey / I'll be there when the world stops turning / I'll be there when the storm is through / In the end I wanna be standingAt the beginning with you..."

Serenity... Perhaps that is the best term to describe the state of mind I am now...

Knowing where I am standing, and understanding the gift life has been installing in the life within me all this while, can really turn the beat in me all around. Especially when the universe allow me to have connection with you...

Now the music of my heart may play in tune with melody of my soul, creating an intriguing brand new rhythm, surround me in the journey of my life...











Meeting of two souls who understand the melody each other play can be a blistering chance, for perfecly sustaining the growth in the part of the world where the two share life, to ignite a better universe from the inside out...

The merging of two awaken consciousness, should be powerful enough to generate a blissful awakening wave, in humanity when Love is the fuel that flame this powerful energy flow...

You may say I am a dreamer...

But I've been looking for this chance for so long, and I call this the journey home. I am aware that this can never be an easy journey for the woman inside me. Since the path is not only less traveled like my usual path. This one is totally new, where the light barely touch it...

Above all, I would consider myself lucky,  to have a chance sharing this quest with You. I wouldn't dare to imagine where this path may lead. So,  please give me space to allow myself a chance of tripping, stumbling, and falling. Since You know, I am a totally newbie in this kind of journey...

May The Earth and The Sky be kind enough to always gear me up with the brightest guiding Stars, wherever my steps may lead. Above my head and in my heart, so I will have the ability to fly above the storms towards the infinity and beyond...

Heaven Helps...


#LovewillKeepUsAlive
#BeyondInfinity
#IminLOVE

*Thank You for showing up...


















May 14, 2019

Darker Shade of Midnight...

Lay a whisper on my pillow, Leave the winter on the ground/  I wake up lonely, there's air of silence, in the bedroom and all around / Touch me now, I close my eyes and dream away / It must have been love but it's over now / It must have been good but I lost it somehow / It must have been love but it's over now / From the moment we touched 'til the time had run out.

Why should this song playing in my head, teasing my feelings with a longing... 

As I've been standing on the twilight zone all along,  but that song has dragged me few feet below the ground tonight, to the darker space...

I almost start to think that whatever was going on this past few days, were only some beautiful shades of my playful dreamland scene, where I would refuse to be awaken... 

Now I'm stuck in nowhere land, not sure of where I'm going to be next... 

It felt so real, gave me a shot of comfort, lifted up a spirit of a new stage in my own evolution, as drops of morning dew that come with morning starlight... 

The plan of making magic was very sweet, almost too good to be true... But then the darker side of midnight seems to take everything away from me... 

Can I say no, would the moon stand beside me, and help me get my balance back... Or should I fake a smile and let everything go, trusting the sun will bring a better new day, tomorrow... 

With that I shall rest my case, 
let the universal time decide, 
what is really going to be there, 
for me...

#TwilightZone

#DarkerShadeofMidnight
#ImissYou
#IminLOVE





May 10, 2019

The Symphony Beyond Infinity...

(The most perfect Lingga Yoni manifestation I've ever read...

It's burning, yet soothing. It's a storm of the ocean, which revealing serenity as it's fading away...

Written eloquently beautiful by The Most Lovable Dark Lord in my universe... ๐Ÿ˜

Enjoy His Symphony...)


*****

Sex is the manifestation of how love creates the process of unifying the two opposite energy, it is the TWO UNIVERSES melt into each other,and the cells are the instruments of your celestial musical orchestra those creates the harmony of the song you are playing in deepest passion, THE MUSIC OF CREATION

And like a song, it grows from silence to higher chords, it touches emotions, it touches souls, it moves you into the deepest side of the hidden potential power, like a flame with the whistle of wind, like a cold fire burns into heat, then it is cooling down, fades into silence

The highest state of masculinity is knowledge, the highest state of feminine energy is magic, hence when you combine knowledge and magic, it is THE SONG OF PERFECTION

Orgasm is the big bang, a burst of heat and passion in their deepest manner, the highest expression of the divine within the soul level, a yield of the roots of love, and the process of decoding love in swinging of frequencies, hence orgasm is the highest state of humanoid mind, the state of magics and divine, where knowledge and magic are unified in perfection, A SOLITUDE BEYOND INFINITY

Thus, sex is alchemy, sex is a process of unity and reaction those create the dynamic rhythm, which grow from silence into heat, and fade into silence, like a song, a terra is created, a new living place as breath calms down, then a new universe is born before the living beings, while the main energy remains in silence, but their love would delivers love and affection for their creations, perpetually

That is why you have to understand the sequences, the pattern, in shamanism we call this ‘MAKING MAGIC’
Sex is sacred, sex is natural, sex is powerful, sex is the highest power to boost up masculinity by the power of feminine energy, sex is creation and expression of the deepest love, unconditionally, so sex is victorious and glory

If you can understand this properly, you’re in the right path to perfection, so sex is sacred
If you can’t view this properly, then sex is never more than necessity

But remember, the best result should come from the best understanding of perfection
It’s just a choice of how you shall create the quality of the new universe, your realities


#InfiniteLove
#BeyondInfinity
#SacredDance
#TwoTowers
#TantricTwinFlameUnion

May 7, 2019

Merdeka..

Merdeka itu adalah ketika kita tidak lagi punya kebutuhan untuk membuat siapapun terkesan, dengan apapun yang telah kita lakukan, di dalam hidup yang tengah kita jalani...

Pencapaian terbesar bagi yang Merdeka terjadi, saat kita hanya butuh mencintai kehidupan di dalam diri, dan menggunakannya untuk menikmati setiap gerakan di semesta kecil tempat kita hidup, dalam perjalanan kehidupan dari waktu ke waktu...

Manfaat hidup terasa paling nyata bagi yang merdeka, adalah ketika kita berhasil membagi sedikit yang kita punya, untuk kebaikan sesama di bagian semesta mungil, tempat kita diizinkanNya terus berbagi...

Saat itulah kita boleh tersenyum dan mengucap 'Selamat datang CINTA'...

#tentangCINTAyangSATU
#getaLIFEbeALIVE


May 4, 2019

Look In

Sebagai makhluk hasil kreasi unik penciptaan, kita sejatinya diparingi kemampuan untuk belajar bagaimana caranya bisa mengenal dan mengerti Sang Pencipta lewat pemahaman terhadap kehidupan yang terdekat dengan kita, yaitu kehidupan di dalam diri sendiri..

Tubuh, pikiran, jiwa, dan hati  adalah produk kreatif Sang Pencipta, dengan sejarah dan cerita kehidupan yang semestinya paling kita pahami di semesta. Hingga kita sampai ke kesadaran akan kesempurnaan Sang Pencipta membangun kehidupan di Bumi manusia ini..

Sejatinya luka, duka, amarah, kecewa, dan berbagai kisah tak sempurna akan selalu ada di dalam sejarah kehidupan setiap manusia untuk sarana kita masuk lebih jauh ke dalam diri..

Demi berkenalan dengan diri kita yang sejati. Demi tumbuh kembang jiwa dalam persemaian. Demi kehidupan yang bergerak menuju hari esok semakin baik..

Semoga...

#LookIn
#MemayuHayuningBawono
#UripIkuUruplanNgurupi



Sebentuk Cinta Putih

Selalu ada sebentuk memori diri tersimpan rapi, dalam keberadaan diri lain yang tengah dihadirkan di sekitar kita pada lipatan waktu yang terkini, seandainya saja kita mau lebih jeli dan cermat menyadari gerakan sang diri...

Selalu ada sekelumit rencana kecil untuk kita, di dalam keseluruhan tatanan skenario agung semestaNya, yang bergerak simultan detik demi detik,  asalkan kita mampu memaknai setiap menit dalam putaran waktu yang terberi...

Selalu ada sekeping kisah terurai, setiap kali muncul peristiwa yang memuat perpisahan dan pertemuan, seakan semua itu lumrah adanya, di tiap stanza yang mengalun, dalam lantun romansa tentang legenda semestaNya...

Tinggal kita belajar menemukan titik koordinat yang tepat, komplit dengan memahami surat perintah dari misi kehidupan terkini, yang perlu disempurnakan...

Semoga...

"Mari kita jaga sebentuk cinta putih yang telah terbina
Sepenuhnya terjalin pengertian antara engkau dan aku
Masihlah panjang jalan hidup mesti ditempuh
Semoga tak lekang oleh waktu
Cukup bagiku hadirmu
Membawa cinta selalu
lewat warna sikap kasihku
Kau ungkap tlah terjawab..."

#MemayuHayuningBawono
#UripIkuUruplanNgurupi
#TentangCINTAyangSATU


May 2, 2019

In to The Darkness...

Merasakan yang tiada itu sungguh tak nyaman, ketika rindu meraja dan tak kutemukan jejakmu di manapun, napas seperti tercekik di ruang hampa nan gelap, tanpa sadar arah barat dan timur...

Rasanya seperti jawara pulang kandang setelah gempita pesta penyambutan usai, ketika terompet kemenangan selesai ditiup dan napas kegembiraan punah, meninggalkan sunyi... 

Menyisakan ketakutan seakan semua yang indah cuma bunga dalam dekapan lelap, harum semerbaknya hanya aroma khayalan, dan kesegaran yang mengguyur dahaga jiwa tinggal delusi nalar yang kesepian... 

Seperti kisah 1001 malam,  yang hadir menebar pesona untuk kemudian hilang ditelan asa, ketika sang waktu kembali pada rutinitasnya berputar, dan diripun tenggelam menyelami arti merajanya rindu pada sosok kelabu, tanpa rupa pun tiada bersuara... 

Pada Semesta, diri hanya mampu bertanya, pelajaran apa lagi yang harus kurenungi, hingga gelisah ini kembali menghantui... 

Pada Sang Kala, diri hanya dapat meminta, biarkan pelangi jiwaku kembali, agar hati ini kembali bernyanyi... 

Pada Sang Hidup, diri hanya berani memohon, perbolehkan aku pulang ke tenangnya rasa, hingga aku kembali merenangi terang...

Ruang rindu ini telah menelikung diri dalam gelap yang menenggelamkan, ijinkan kumiliki CINTA yang menjadikan DIRI ini MERDEKA... 

Semoga...

#IntoTheDarkness
#TwilightZone
#BringTheLightBackOn






March 30, 2019

Bring The Light Back On...

As I sit on the train that will bring me to my hometown, with heavy cloud in my eyes, feeling some parts are cracked open in my heart...

I can't help but let my mind wonder,  to the last time I visit Solo. I was home, for a happy wedding celebration of my cousin. Same destination I go tonight, yet totally different taste of atmosphere I breath in...

Ever since both my mom and dad passed away, and I thought there would be no more place to call home, this family always assure me, that their house is always Home for me...

Now, He passed away too...

The last best memory I got in mind about him,  is when I was congratulating him for his master degree, after he turns 65. I told him, "Uncle, I will definitely get my master degree too, thank you for inspiring me..."

Then I did, started my study the very next term...

Another living example of being a life long learner, performing a lifetime education example in our family legacy, has gone away, how I miss them all...

With these tears washing my soul, I renew my pledge to give all I have in my life, continuing everything that You've been doing on this line of duty. Educating The Nation..

May Your souls are resting in peace, now... Grannies, Mom, Dad,  Uncles, and Aunties, that had been shaping my soul with all of yours...

With all my heart I pray, many more will raise, to walk on this long and winding road journey, following your path...

So help us God...







"Who wants to live forever?
Who dares to love forever?
Oh, when love must die?But touch my tears with your lipsTouch my world with your fingertipsAnd we can have forever
And we can love foreverForever is our today..."







#WakeUpCall
#BringTheLightBackOn
#LifeLongEducation

If Only Those Words are Mine...

We'll put out to sea and we'll perfect our chemistry... And by we'll defy a little bit of gravity.. Afternoon delight, cocktails and moonlit nights... That dreamy look in your eye, give me a tropical contact high... Way down in Kokomo... 
~ Beach Boys

How I miss the way I feel when that music plays in my ears, creating the sensation of delight inside my head, and sparkling down to my heart.. 
But that was weeks before yesterday... Today should be another day off to balance the me inside... 

It has been quite a while since life stabbed me this deep, and got me so restless. Yet the universe never changed  at all, for each situation that claim my tears,  I still got more situation that would bring my smile back, in not much time...

Like this week when I have to deal with the unbearable sting of pain,  every time I saw your name on my screen, I ask the sky a questions like: 
- why I got shut out.. 
- why everyone else still got the attention but I got pushed away...
- was it so wrong to do what I did for the reason I had...
- why I should feel this empty space haunted inside of me over again... 
- etc

All those short of cheap questions has successfully made me lost balance, and felt so weak and fragile inside... 

But I'm very grateful, for people who stand by my side,  guarding my heart with the light they share. They provide me comfort and the healing mantram that could sooth the pain away from the darkest corner of my soul, that's been ruining my heart these days...

Now I feel a bit better... 

Still got some energy recharging and synchronizing phase, to cope with the new me, after the flame of rage burn me into ashes. And I will do all the Phoenix would always do, ReBorn and make things better... 

This days I heard some words coming from the songs you play from far away land. They are great words, and pumping spirits too. The words that will make me feel so good, if only those are mine... 

But I am surviving, just like how I've always been, and will do so, over and over again till my last breath.... 
Heaven helps... 











"I supposed that you'll be leaving... But I want you to know... Part of you stays with me even after you're gone.. Like an actor playing someone else's scene... This could not be happening to me... 

But you were there... And you were everything I'd never seen... You woke me up from this long and empty sleep... I was alone, I opened my eyes and you were there..."

~Southern Sons

#FixingaBrokenHeart

March 26, 2019

The Perfectly Imperfect Me....

If blood will flow when flesh and steel are one
Drying in the color of the evening sun
Tomorrow's rain will wash the stains away
But something in our minds will always stay
Perhaps this final act was meant
To clinch a lifetime's argument
That nothing comes from violence and nothing ever could
For all those born beneath an angry star
Let we forget how fragile we are
On and on the rain will fall
Like tears from a star
Like tears from a star
On and on the rain will say
How fragile we are
How fragile we are

~Sting – Fragile


After all these years, surprisingly I should face more of this phase. And my head told me to play this song over and over again, like I did six years back. Looks like I need  to find another pieces of my own fragility puzzle once more.  

Well yes,  I must admit this is an unavoidable part of  being Me, for I am just human with all of the consequences of being in ups and downs crisis of life. Including facing the wound,  I thought I have cured.  Yet, it is still there wide open,  for I have just broke my heart again. Tonight, it is bleeding badly as the heart brutally torn apart.

Why...?

Same question I ask the sky,  couple of weeks ago.  When I have to face another foolish beat of my heart, by being in Love.  

Yes, LOVE has always been my strength, yet the journey to embrace LOVE was also revealing my weakness, exposed me to the pitch black part of my soul... 

As I have to face the broken me, and asked why after all those years knowing, no one could hurt me without my permission, I could be beaten like this...

Yeah, I know fragility will allow me to see my truest strength, through measuring my own weakness. As the only way to reach the light, through embracing the deepest darkest spot in my soul.  I have learned that I am not unbreakable, but everything should happen for a reason.  And it is always about me and me alone, I may not blame anyone for my broken heart, including me...

Now, I need to build things up again in better order,  after  the wound show me which part is still broken, scattered and torn apart. So here I am, licking all my wound and telling myself all the tears will be worthy to wash my soul, while Sting is singing in my ears...

The way Sting talk about how fragile we are, still gives me the understanding of a growth hidden in all the fragile phases we face in life.  His words explain how the life must go on at all cost, in a very profound perspective. Those words and the melody is echoing in my heart the way it was before,  telling me to respect every pain and embrace all the rage I faced, so then I could wash them once again with tears from the star.

The music dare the broken part of my being to turn the empty space into a solitude sanctuary for me to heal. As I struggle to convert the bitter taste of this pain, into medicine that will finally cure me. So I will not have this hollow space as an extra baggage inside of me, ever again...
   
Now  I began to dare my own rage to embrace forgiveness,  as I accept the one in me who still feels the pain deeply. No worries little one, you are safe...  I LOVE YOU as YOU ARE...

Indeed, it is a true blessing to have what a friend of mine called an instant burst of comfort from the universe, after days feeling so fragile, yawing in this roller coaster mode.  As I have always believed, if we do something in the name of LOVE and  kindness for any part of the planet.  The universe will smile at us and return that favor in the most surprising way.  Including by letting this music kicks in.

I wish what I have been writing can always vibe something good for the universe, so my life can always be worth living till the day I shall take my last breath... 

Thank YOU for showing up in my heart once.  Though missing you is tough, I know something good will eventually show up from this Journey. You know what was there - still is, probably for good, but now it is there for me to learn how to perfectly embrace the imperfect ME. 




#LovenLight
#Fragile

Wings of The Pheonix

The stars knew how long I've been wandering to find the heart that beats in tandem with mine.. The sun noticed how far I'd like to t...